Manfaat Tubuh Tokek untuk Kesehatan
Pada dunia kesehatan, tokek diyakini sebagai salah satu sumber penyembuh yang mujarab. Oleh sebab tingginya manfaat tokek ini, sehingga tidak sedikit orang yang memburu binatang ini. Harga seekor tokek bisa semakin mahal bila ukurannya semakin besar.
Binatang yang satu ini sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional ala Cina. Sejumlah ilmuwan mereka berusaha mengembangkan sebuah obat tumor yang menggunakan organ tubuh dari tokek tersebut. Sejumlah ilmuwan Cina yang dikepalai oleh Prof. Wang yang berasal dari Universitas Henan melakukan penelitian dan hasilnya memperlihatkan bahwa zat aktif pada tokek mampu meningkatkan respon dari sistem kekebalan tubuh atas sebuah organisme.
Penelitian tersebut dipublikasikan tanggal 7 Juli 2008 pada World Journal of Gastroenetrology. Metode penyembuhan kanker yang ditemukan oleh beberapa ilmuwan Cina tersebut dinilai lebih efektif sebab merupakan perpaduan antara kemoterapi dengan Traditional Chinese Medicine (TCM) yang menggunakan tokek sebagai bahannya.
Di samping itu, zat aktif tokek mampu menginduksi sel-sel tumor dan menekan eskpresi protein VEGF juga bFGF yang menjadi faktor pendukung berkembangnya sel kanker. Secara singkat tokek bisa dimanfaatkan untuk melenyapkan tumor ganas pada bagian sistem pencernaan. Oleh karena itu tokek dapat dijadikan sebagai sumber pengobatan alternatif untuk penyakit tumor di samping menggunakan operasi, radioterapi, serta kemoterapi.
Sekarang ini, kemoterapi dinilai kurang efektif dalam proses penyembuhan kanker sebab dianggap tidak mampu selektif dalam melakukan serangan terhadap sel kanker. Selain itu metode penyembuhan ini juga mengandung racun.
Manfaat tokek untuk kesehatan manusia pada kenyataannya berasal dari seluruh bagian tubuh tokek. Kandungan antibodi yang terdapat pada tokek sangat berfungsi untuk menetralisir racun yang ada dalam tubuh. Biasanya tokek dimanfaatkan sebagai obat anti alergi dengan beraneka macam jenis alergi. Tokek bisa dimanfaatkan untuk mengobati segala macam alergi kulit maupun alergi pada pernafasan di antaranya asma, gatal-gatal, kudis, eksim, serta penyakit alergi yang lain.
Pangkal ekor tokek mampu melakukan regenerasi sel. Maka tokek dipercaya mampu membantu memulihkan tenaga serta mengganti sel tubuh yang rusak paska sakit. Kondisi tersebut memiliki makna bahwa tokek mampu membantu proses pemulihan tubuh untuk kesehatan manusia.
Manfaat yang paling populer yaitu dipercaya mampu mengembalikan fungsi vitalitas pada seorang pria setelah melakukan banyak aktivitas. Di samping itu binatang ini juga dimanfaatkan untuk campuran obat guna penyembuhan terhadap penyakit batuk dan flu. Dan dosis yang dianjurkan untuk pemanfaatan tokek sebagai obat yaitu tiga hingga sembilan gram setiap harinya. Biasanya tokek dikonsumsi dalam bentuk bubuk maupun pil dan dapat juga direbus dalam air yang mendidih.
Bagian lain dari tokek yang dipercaya mampu membantu dalam penyembuhan penyakit yaitu lidahnya. Lidah dari hewan ini diyakini memiliki kandungan zat yang mampu melawan virus HIV. Di samping itu, darah tokek juga konon bisa dimanfaatkan untuk membasmi virus HIV. Tokek yang mempunyai khasiat melawan virus HIV tersebut mempunyai kriteria yakni tokek yang memiliki bobot lebih dari 3 ons dan masih dalam kondisi hidup.
Selain lidah dan darahnya, empedu tokek juga cukup mujarab untuk pengobatan terhadap penderita AIDS. Menurut penelitian, bagian empedu tokek tersebut memiliki kandungan senyawa anti tumor dan kanker jadi berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Karena manfaat tokek yang begitu besar, sehingga harga dari hewan ini juga bermacam-macam yang berdasarkan berat badan tokek maupun usia tokek itu sendiri. Biasanya seekor tokek yang memiliki berat badan kurang dari 1,5 ons harga sekitar Rp. 200.000. Namun jika telah mencapai berat 2 ons dan usianya juga sudah tua harganya dapat mencapai Rp. 5 juta.