Guna Aloe Vera Tak Hanya Bagi Rambut
Lidah buaya atau yang biasa disebut dengan Aloe Vera dikenal sebagai obat alami penyubur rambut sejak ribuan tahun yang lalu. Kini, seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, tanaman lidah buaya dikembangkan menjadi bahan baku di bidang kosmetik dan farmasi. Bahkan, kini berkembang hingga dalam bidang makanan dan minuman. Tanaman jenis vegetasi bisa ditemui di daerah tropis atau kering ini mengandung banyak senyawa biologis aktif seperti lektin, mannans asetat, antrakuinon, dan polymannans. Tanaman yang memiliki daun berdaging ini mengandung 200 senyawa dan 75 jenis zat yang membuatnya mampu berfungsi sebagai tanaman obat alami.
Manfaat lidah buaya tidak berhenti hanya pada kandungan di atas. Selain itu, lidah buaya yang memiliki nama latin Aloe barbadensis Milleer ini mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, mengandung enzim yang mengurangi peradangan saluran pencernaan, mineral, saponin sebagai pencegah mikroba, gula rantai panjang sebagai pembantu pencernaan, dan terakhir adalah 20 jenis asam amino ada pada lidah buaya. Kandungan vitamin tertinggi di dalam lidah buaya adalah vitamin C, dan komponen tanaman ini berbentuk gel dan 99,5% bagian lidah buaya adalah air.
Penggunaan lidah buaya pertama kali adalah di abad pertama sebelum masehi. Hingga saat ini, lidah buaya masih banyak dicari karena khasiatnya di berbagai bidang, tidak hanya melulu mengenai kecantikan. Di bawah ini beberapa manfaat lidah buaya yang patut untuk diperhatikan.
- Kandungan lidah buaya seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol membantu mengobati luka bakar. Gel tanaman ini mampu mengurangi luka bakar yang disebabkan oleh matahari, karena gel yang kandungannya kebanyakan air sehingga bisa melembabkan tubuh. Saponin dalam lidah buaya berfungsi sebagai penyembuh luka terbuka karena sifatnya yang membersihkan. Tanin, berfungsi sebagai pencegah infeksi karena mempunyai sifat antiseptik dan merupakan obat luka bakar. Polifenol dan flavonoid juga berfungsi sebagai antiseptik, sama seperti tanin.
- Lidah buaya terbukti mampu mengatasi gangguan pencernaan. Gel lidah buaya mampu menghancurkan racun dan materi asing dalam tubuh, khususnya usus. Gel ini dapat berfungsi sebagai obat panas perut, tukak lambung, maupun iritasi usus. Manfaat lidah buaya adalah mampu mengatasi refluks asam dan bisa menghancurkan akumulasi racun dan limbah dalam pencernaan. Hal ini mampu membuat sirkulasi pencernaan menjadi normal karena darah menjadi bersih kembali.
- Lidah buaya sebagai obat pencahar dan berperan dalam proses detoksifikasi. WHO mengakui bahwa lidah buaya mengandung molekul yang bisa digunakan sebagai obat pencahar setelah lidah buaya diekstrasi dari lapisan luar daunnya. Jus lidah buaya yang mengandung banyak vitamin berfungsi sebagai obat peluruh racun yang alami bahkan bisa membantu mengurangi stres.
- Manfaat lidah buaya juga memberikan pengaruh bagi keremajaan kulit. Lidah buaya bisa sebagai pelembab dan kini banyak digunakan dalam body lotion, tetapi juga bisa digunakan secara alami dengan cara mengoleskan lalu memijat kulit agar tetap lembab dan lembut. Selain itu lidah buaya juga bermanfaat sebagai penyamar stretch marks dengan cara mengaplikasikan lidah buaya pada daerah yang yang mengalami stretch marks atau bercak hitam dan pijat lembut kulit. Vitamin C yang terkandung pada lidah buaya juga memiliki kandungan anti – penuaan yang dapat membantu regenerasi kulit, memulihkan luka gores, dan memudarkan bekas luka.
- Senyawa organik penting yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin berguna sebagai pengaktif sinyal insulin dan meningkatkan laju glikogen sintesis sehingga dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Hal ini akan sangat membantu orang yang menderita diabetes karena manfaat lidah buaya yang disebut hipoglikemik terbukti dapat mengurangi gula (glukosa) dalam darah.
