Makanan Sehat Balita Diperlukan untuk Kecerdasannya
Makanan sehat balita diperlukan untuk mendukung kesehatannya dan juga kecerdasannya. Apalagi menurut seorang peneliti dari Universitas Adelaide, Australia menyebutkan bahwa bayi maupun balita yang dibiasakan mengkonsumsi makanan sehat pada saat mereka berusia 8 tahun memiliki nilai IQ lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang sering mengkonsumsi junk food yang memiliki nilai IQ dua poin lebih rendah.
Makanan dengan gizi seimbang diperlukan untuk perkembangan jaringan otak balita pada dua tahu pertama kehidupan mereka. Itulah sebabnya sebaiknya anak dibiasakan untuk mengenal menu makanan sehat sejak usia dini. Agar saat besar nanti mereka juga lebih terbiasa dengan pola makanan sehat.
Membentuk pola makan sehat
Ada baiknya Anda bisa memulai untuk memberikan pola makan sehat sejak ia sudah diberikan makanan berat. Misalnya ketika Anda sudah mulai membuatkan bubur dengan membuat tim beras dicampur dengan hati ayam, wortel, bayam, atau ceker ayam. Anda bisa mengubahnya sesuai selera misalnya menggunakan brokoli dan lainnya. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat pola makan sehat antara lain :
- Membuat jadwal makan teratur misalnya dengan sarapan, makanan selingan, makan siang, makanan selingan, makan malam. Jarak masing-masing sekitar tiga jam.
- Untuk makanan selingan Anda bisa memberikannya kue manis atau es krim
- Jika balita Anda belum mau makan sebaiknya jangan dipaksa. Tunggu sebentar dan bisa juga dengan Anda makan dengan lahab di depannya. Agar ia tertarik untuk makan.
- Ada baiknya makanan yang dia makan sama dengan yang Anda makan. Artinya sebaiknya Anda menyesuaikan dengan menu anak Anda. Sehingga Anda bisa membiasakan makan sayur, ikan, tempe, dan lainnya bersama anak Anda.
Membuat variasi makanan
Ada baiknya Anda membuat variasi makanan agar tertarik, misalnya membuat kroket dengan bentuk unik, perkedel tahu dicampur daging dan lainnya. Saat mengajak balita Anda makan sebaiknya dengan suasana menyenangkan jangan biarkan sambil menonton televisi atau bahkan bermain game.
Saat mengajari anak Anda makan makanan sehat maka sebaiknya Anda juga menghindari makanan yang kurang sehat misalnya mie instan. Karena pada dasarnya anak-anak hanya makan apa yang disediakan untuknya.
Sebaiknya pola makan sehat dilakukan sejak anak Anda berusia 6 hingga 24 bulan. Karena pada usia tersebut memiliki dampak yang signifikan pada kecerdasan sehingga pada saat menyusui Anda harus menjaga pola makan dan tidak bisa makan sembarangan.
Ada penelitian yang menyebutkan bahwa bayi yang memperoleh ASI usia 0-6 bulan kemudian dilanjutkan dengan diberikan pola makan sehat hingga usia 2 tahun, mereka memiliki nilai IG 2 poin lebih tinggi ketika berusia 8 tahun.
Sebaiknya ketika anak Anda berusia 6 bulan jauhkan dari makanan bayi siap saji karena justru memberikan efek negatif pada kecerdasan. Makanan sehat balita memang hanya ibulah yang menentukan karena berpengaruh pada kesehatan dan kecerdasan buah hati.
